Articles by "Gangguan Saat Hamil"
Tampilkan posting dengan label Gangguan Saat Hamil. Tampilkan semua posting
Sakit Pinggang Saat Hamil Muda Normalkah?


Seorang ibu hamil kadang mengeluhkan sakit pinggang di awal masa kehamilannya. Hal ini dipengaruhi karena uterus yang semakin luas serta menggeser pusat gravitasi. Kemudian membentang keluar dan melemahkan otot-otot perut. Kondisi inilah yang mengubah postur tubuh ibu hamil, sehingga memberikan tekanan pada pinggang. Selain itu hal ini juga mengakibatkan nyeri pinggang jika menekan saraf.

Penyebab lain dari nyeri punggung lainnya pada ibu hamil yaitu karena kelebihan berat badan, sehingga lebih banyak pekerjaan pada otot dan bisa meningkatkan stres pada bagian sendi. Jadi mengenai sakit pinggang saat hamil muda normalkah? Bisa dikatakan normal. Karena melihat penjelasan tadi sangat mungkin bahwa sakit pinggang saat hamil muda itu normal.

Perubahan hormonal saat kehamilan juga menyebabkan ligamen pada tulang panggul serta sendi menjadi longgar. Hal ini menyebabkan ibu hamil kurang stabil serta mengakibatkan rasa sakit ketika berdiri, duduk terlalu lama, berjalan, pindah posisi saat tidur, berdiri dari kursi rendah, mengangkat suatu benda, serta membungkuk.

Sebanyak tiga perempat dari ibu hamil mengalami juga mengalami sakit pinggang. Biasanya muncul pada awal kehamilan atau pada trimester kedua. Bahkan sakit pinggang ini bisa semakin buruk pada kehamilan tua.

Sakit pinggang dapat dibedakan menjadi dua yaitu sebagai berikut:
1.      Posterior Pada Belakang Pinggang
Saat ibu hamil dalam posisi membungkuk, bersandar, maupun duduk di kursi bisa menyebabkan sakit pinggang posterior. Ibu hamil yang mengalami sakit pinggang posterior lebih cenderung mengalami rasa sakit pada atas tulang kemaluan. Untuk itu sebaiknya ibu hamil lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas.

2.      Nyeri Lumbal
Secara umum, ada duasakit pinggang saat kehamilan, yaitu lumbal pada daerah tulang belakang, dan lumbal pada punggung bagian bawah.

Lalu bagaimana cara mengatasi sakit pinggang saat hamil? Berikut beberapa diantaranya :
1.      Melakukan Peregangan
Untuk meringankan rasa nyeri akibat sakit pinggang, ibu hamil bisa melakukan peregangan agar otot-otot pada sekitar punggung serta kaki menjadi fleksibel. Saat melakukan peregangan sebaiknya hati- hati, karena apabila dilakukan terlalu cepat bisa menyebabkan beban pada sendi.

2.      Yoga
Ibu hamil bisa melakukan yoga yang merupakancaraterbaik supaya otot tetap lentur. Selain itu, yoga juga bisa membantu meningkatkan keseimbangan tubuh.

3.      Jangan Tidur Terlalu Lama
Ibu hamil sering tidur berlama-lama merupakan calon yang mengalami sakit punggung. Berbeda dengan ibu hamil yang sering melakukan olahraga khusus ibu hamil. Karena Istirahat tidak bisa mengatasi sakit punggung dalam jangka waktu yang lama.

4.      Berenang
Berenang juga bisa menjadipilihan yang tepat untuk ibu hamil supaya mencegah sakit pinggang. Karena berenang bisa pinggang serta memperkuat perut. Bahkan ibu hamil perlu tahu bahwa daya tampung air bisa mengambil ketegangan sendi dan juga ligamen.Jadi rajinlah berenang ketika hamil.

Sakit pinggang saat hamil muda memang normal, jadi ibu hamil tidak perlu khawatir. Namun sakit pinggang ini sebaiknya jangan dibiarkan, karena ibu bisa merasakan nyeri yang sangat. Untuk itu ibu bisa mengatasinya dengan beberapa cara di atas. Dengan begitu bisa mengurangi rasa sakit akibat kehamilan.

Demikianlah informasi mengenai sakit pinggang saat hamil muda. Semoga dengan adanya informasi tersebut bisa bermanfaat untuk ibu hamil semuanya. Jadi tidak usah takut apabila ada pertanyaan sakit pinggang saat hamil muda normalkah? Karena hal tersebut normal adanya untuk ibu hamil.
Apa saja yang dapat menyebabkan Sembelit pada ibu hamil?

Sembelit merupakan salah satu penyakit yang dapat menjadi acuan adanya kelainan yang sedang terjadi pada sistem pencernaan tubuh anda, biasanya sembelit dapat terjadi dengan berbagai penyebab seperti kurangnya porsi berolahraga, gaya hidup, serat yang berlebih, dan lainnya. Namun ternyata sembelit alias konstipasi dapat menyerang pada ibu hamil juga, apa saja yang menjadi penyebab konstipasi pada ibu hamil? Simak beberapa tips berikut ini.

Yang pertama terjadi ialah, seringnya terkena morning sick. Nyeri yang di terima akibat morning sickness pada trimester pertama sering kali membuat para ibu kekurangan asupan serat, oleh karena itu sering kali para ibu malah jadi melakukan diet untuk menghindari morning sickness. Padahal diet tersebut memicu terjadinya konstipasi yang dapat menyiksa nantinya. Yang kedua ialah tingginya hormon progesteron. Hormon tersebut mampu melepas otot polos yang selama ini berada pada jalur pencernaan sehingga proses pencernaan akan bergerak sangat lambat pada usus dan menjadikan sembelit.

Yang ketiga ialah, kandungan zat besi yang di dapat dari penambahan oleh vitamin prenatal juga disinyalir menjadi salah satu pemicu untuk timbulnya sembelit. Keempat, biasanya para ibu akan merasakan cemas dan gelisah yang berlebihan juga akan menjadikan sembelit lebih mudah terjadi. Biasanya para ibu hamil akan sangat cemas akan janinnya, seperti takutnya terjadi keguguran, pecahnya ketuban sebelum waktunya, dan lain sebagainya bahkan khawatir untuk menjadi seorang ibu juga bisa menjadi salah satu penyebab yang dapat menimbulkan sembelit pada ibu hamil. Apalagi bila sebelumnya anda pernah mengalami sembelit, maka resiko untuk terkena selama kehamilan juga dapat meningkat lebih tinggi.

Nah setelah mengetahui hal tersebut, maka ada baiknya bagi para ibu hamil untuk menghindari asupan serat berlebihan, dan juga melakukan hal – hal menyenangkan seperti mendengarkan musik klasik, melakukan meditasi yoga, dan lain sebagainya yang dapat mengalihkan kecemasan anda dengan ketenangan dan kesenangan yang tentunya akan membantu anda dan janin menjadi lebih sehat dan terhindar dari resiko terkena sembelit selama kehamilan.

Sembelit merupakan salah satu penyakit yang dapat menjadi acuan adanya kelainan yang sedang terjadi pada sistem pencernaan tubuh anda, biasanya sembelit dapat terjadi dengan berbagai penyebab seperti kurangnya porsi berolahraga, gaya hidup, serat yang berlebih, dll.
Mengatasi Keputihan Saat Hamil



Keputihan Saat Hamil keputihan adalah keluarnya cairan vagina yang tidak normal atau biasa disebut keputihan (flour albus). Ini sering kali dialami  oleh wanita hamil disebabkan terjadinya perubahan hormonal dan aliran darah di area rahim serta vagina. Akibatnya peningkatan proses sekresi vagina, selain itu perubahan hormonal dapat merubah keseimbangan kesamaan vagina, menurunkan keasaman vagina dan munculnya jamur awal dari iritasi. Keputihan pada wanita hamil dapat beresiko memecahkan selaput ketuban dan terjadinya kelahiran dini. Apabila keputihan tidak dapat diatasi akan menular pada anak dan ibu tertular kembali dari menyusui bayinya. Ibu tersebut akan mengalami peradangan pada putting susu dan payudara. Selainitu, keputihan yang terjadi pada wanita hamil dapat mengakibatkan infeksi.

Beberapa infeksi Keputihan Saat Hamil yang muncul diakibatkan oleh jamur Candida, virus HPV, Chlamydia, bakteri Neisserea Gonorrhoeae. Keputihan yang dialami selama kehamilan termasuk wajar apabila cairannya keluar berupa warna jernih / kekuningan sedikit, kental, tidak berbau dan tak terasa gatal. Namun, bila cairan yang keluar berbau, terasa gatal, panas, kemerahan dan nyeri saat kencing maka keputihan itu tidak normal. Itu semua bisa mengganggu kesehatan janin dan ibunya, seperti dicantumkan diatas. Namun tak dapat dipungkiri banyak wanita hamil yang menderita penyakit keputihan ini dan sampai  menularkan kebayinya. Untuk mencegah dan menanggulanginya ibu hamil dianjurkan untuk lebih menjaga area vitalnya bersih, tidak lembab atau kondisi vaginanya kering.

Keputihan Saat Hamil disarankan tidak menggunakan air sembarangan,  terutama untuk membasuh vagina, apalagi di toilet umum. Menjaga area vital agar tetap kering tidak lembab, cepatlah ganti celana dalam bila basah. Jangan memakai pembersih / sabun vagina yang bersifat anti septik, bersihkan dengan air yang mengalir. Jangan berendam dengan air hangat, itu memungkinkan jamur tumbuh. Jangan memakai pantyliner, sebab kapas terbuat dari pantyliner sebagai ekosistem bakteri. Keputihan dikarenakan infeksi, jangan berhubungan suami istri terlebih dahulu sampai selesai pengobatannya / sembuh, untuk menghindari penularan timbale balik. Apabila keputihannya berbau, warnanya berubah, putih menggumpal, terasa gatal segera periksa ke dokter kandungan untuk menindak lanjuti. Karena akan menimbulkan rasa tidak nyaman dalam beraktifitas.
Mengatasi Masuk Angin saat Hamil


Mengatasi Masuk Angin ketika Hamil harus mengetahui cara yang aman karena dalam mengatasi masuk angin pada ibu hamil berbeda dengan ibu tidak hamil. Kehamilan merupakan sebuah anugerah yang sangat luar biasa karena suatu pernikahan mendambakan keturunan. Namun, wanita yang Hamil mengalami beberapa masalah kesehatan salah satunya Masuk Angin. Gangguan kesehatan yang satu ini hampir dialami oleh semua wanita hamil. Masuk Angin yang dialami oleh ibu Hamil sangat menganggu bayi dan ibu sehingga merasa tidak nyaman dalam beraktifitas meskipun untuk tidur. Dalam mengatasi Masuk Angin seorang ibu Hamil tidak dianjurkan untuk konsumsi obat – obatan kimia yang dijual di toko obat. Kami akan memberikan solusi terbaik dengan menggunakan cara alami dalam mengatasi Masuk Angin.

Mengatasi Masuk Angin dengan memanfaatkan tanaman yang ada disekitar kita memang lebih efisien dan efektif. Selain menghemat biaya dengan menerapkan cara alami tidak menimbulkan resiko atau efek samping berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Salah satunya adalah dengan meminum sari Jahe. Tanaman rimpang yang tumbuh subur diwilayah Indonesia ini memiliki kandungan yang mampu mengatasi malah Masuk Angin. Cara membuat ramuan sangatlah mudah, ambil Jahe sebesar ibu jari kemudian cuci hingga bersih. Setelah itu rebus Jahe tersebut dengan 1 gelas air dan tambahkan sedikit gula atau madu. Setelah mendidih angkat rebusan dari kompor dan tuangkan ke dalam gelas kemudian minum selagi hangat supaya angin yang masuk bisa keluar secara mudah melalui sendawa atau kentut. Selain itu tubuh akan terasa hangat dengan mengkonsumsi sari Jahe atau Wedang Jahe ini.

Mengatasi Masuk Angin dengan tanaman rimpang yang mampu mengatasi beberapa masalah kesehatan ini memang sangat aman dan menyehatkan ibu Hamil. Sehingga dengan konsumsi minuman ini pertumbuhan Bayi tidak akan terganggu justru akan semakin baik. Untuk menghidari terjadinya Masuk Angin ibu yang sedang Hamil jangan mandi dimalam hari serta tidak dianjurkan untuk tidur di lantai tanpa menggunakan alas kasur.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...