Desember 2016
Makanan yang harus Dihindari Saat Konsumsi Antibiotik


Antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang biasanya diresepkan oleh dokter saat Anda sedang sakit. Apabila anda menginginkan hasil yang lebih optimal dari obat antibiotik, maka sebaiknya anda menjauhi beberapa jenis makanan ini, yang dapat mengurangi kinerja dari obat antibiotik tersebut, berikut penjelasannya sebagaimana  dilansir dari laman Boldsky.

Makanan asam
Saat anda sedang mengonsumsi obat antibiotik, sebaiknya untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung asam atau yang mengandung zat sitrus. Seperti  ; jeruk, cokelat dan tomat yang dapat memberi dampak pada tubh dan menyebabkan tubuh menjadi sulit untuk menyerap obat-obatan.

Produk olahan susu
Semua jenis makanan produk olahan susu, adalah jenis asupan makanan yang tidak baik dimakan saat kamu sedang mengonsumsi obat antibiotik. Karena, didalam asupan ini mengaandung banyak jumlah zat kalsium, yang dapat menghalangi proses penyerapan antibiotik di dalam tubuh.

Makanan berserat
Mengonsumsi jenis makanan yang berserat, akan sangat memperlambat proses penyerapan makanan dalam perut, dan salah satunya adalah penyerapan obat-obatan. Mengonsumsi makanan yang kaya serat tinggi sebaiknya dikurangi saat anda mengonsumsi obat, tujuannya agar tubuh dapat menyerap obat antibiotik dengan baik dan mempercepat kesembuhan Anda.

Alkohol
Minuman ini selain dilarang dalam agama, konsumsi minuman beralkohol merupakan hal yang membahayakan kesehatan, terlebih lagi ketika kamu sedang sakit dan juga mengonsumsi obat-obatan seperti obat antibiotik. Sebab, kandungan alkohol dapat memerlambat serta merusak fungsi antibiotik sehingga membuat kamu sembuh lebih lama. 

Video - Aneh! Semua Benda yang Dipegang Gadis Cantik Ini Tak Bisa Lepas
Seorang gadis berasal dari Bradford, West Yorkshire, Inggris, Louis Allen (19) punya kelainan pada tubuhnya yang sangat unik dan langka.

Gadis itu menderita kelainan pada tubuh yang dalam istilah kedokteran disebut Myotonic Dystrophy.

Kondisi ini menyebabkan tangannya menjadi tidak bisa melepaskan semua barang atau benda yang ia pegang.

Dikutip dari laman SURYA.co.id dari Mirror, hal ini terjadi disebakan adanya kelainan Myotonic Dystrophy yang menyebabkan kontraksi yang berkepanjangan dan berpengaruh pada tangan, kaki, leher, serta wajah.

Gejala kelainan ini sudah dialami Louis sejak dia berusia 11 tahun, tepatnya saat dia sedang berada di sekolahnya.

Ketika itu, tidak ada seorangpun yang menyangka ada penyakit aneh yang diderita oleh Louis.

Mereka mengira, bahwa genggaman tangan Louis yang tidak dapat terlepas dari barang yang dia pegang, terjadi disebabkan Louis sedang kedinginan.

Ternyata dugaan mereka salah, sebab sejak tahun 2015, kondisi Louis semakin kerap terjadi.

"Tangan saya kerapkali tidak bisa terlepas dari barang benda yang saya pegang. Saya benar-benar tidak dapat melepaskannya," kata Louis yang menceritakan tentang kondisinya tersebut.

Dikarenakan gejala yang dialaminya itu semakin kerap terjadi, pada bulan April 2016 lalu, Louis kemudian memeriksakan kondisinya itu ke dokter.

Ketika itulah baru terungkap bahwa gadis ini mengalami kelainan langka yang disebut dengan Myotonic Dystrophy tipe 1.

Sampai sejauh ini, dokter yang telah menangani kelainan Louis ini mengatakan masih belum menemukan obat penyembuh dengan kondisi yang diderita Louis.

"Namun dokter bisa membantu saya untuk mengendalikan dari gejala-gejala tersebut," kata Louis.
Berikut videonya >> https://youtu.be/oDHJs9I6WsQ
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...