Juli 2015
Efek Negatif Mengkonsumsi Minuman BersodaMinuman bersoda atau berkarbonasi sangat digemari oleh banyak kalangan mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Rasanya yang manis dan menyegarkan mampu menarik minat banyak orang untuk mencicipinya. Minuman ini dapat ditemui di acara formal maupun non formal sehingga sangat wajar jika tingkat konsumsi minuman soda sangat tinggi bahkan sudah menjadi suatu kebiasaan. Namun Anda patut mewaspadai minuman bersoda karena dapat mendatangkan efek negatif bagi tubuh.

Minuman bersoda memiliki kandungan kalori dan gula yang sangat tinggi. Kandungan ini akan memicu obesitas. Anda dapat melihat kasus obesitas yang sangat tinggi di Amerika Serikat dimana sebagian besar masyarakatnya mengkonsumsi soda secara berlebihan. Minum minuman bersoda memang sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat Amerika yang fatalnya juga diikuti oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Minuman soda memiliki sifat diuretik yang merangsang tubuh mengeluarkan banyak cairan urine. Hal ini akan memicu dehidrasi jika tidak diatasi dengan mengkonsumsi air putih.

Asam fosfor yang ada dalam minuman bersoda akan memicu pengeroposan tulang (osteoporosis). Zat ini tidak hanya berbahaya bagi tulang tetapi juga bagi persendian karena akan memperbesar peluang terkena radang sendi. Penyakit jantung dan stroke juga dipicu oleh konsumsi soda setiap hari. Bagi ibu hamil, sangat disarankan untuk menghindari minuman bersoda karena akan mempengaruhi pembuluh darah pada plasenta. Plasenta adalah satu-satunya jalan bagi janin untuk menerima nutrisi dari ibu. Jika nutrisi ini terhambat karena masalah pembuluh darah, perkembangan janin akan terganggu dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Kadar gula yang tinggi pada minuman soda akan merusak gigi. Asam pada soda akan merusak lapisan email yang akan mengakibatkan kerapuhan pada gigi yang tentunya tidak diinginkan oleh banyak orang terutama kaum muda. Banyaknya efek negarif yang ditimbulkan oleh konsumsi minuman bersoda secara berlebihan hendaknya membuat kita lebih berhati-hati dengan selalu membatasi minum minuman bersoda. Mulailah pola hidup sehat dengan menggantikan kebiasaan minum minuman bersoda dengan minum air putih yang lebih sehat dan aman bagi tubuh.

Kebiasaan minum minuman bersoda secara berlebihan dapat memicu masalah pada kesehatan seperti obesitas, dehidrasi, pengeroposan tulang, penyakit jantung dan stroke, berbahaya bagi janin, dan kerusakan gigi.
5 Buah “Dewa” Yang Dapat Menjaga Kesehatan Kulit Anda
Jika kecantikan hanya kulit luarnya saja, berarti anda tidak perlu memperdulikan tentang apa yang Anda konsumsi. Lotion dan krim dapat membantu menjaga  kehalusan permukaan kulit Anda, namun konsumsi makanan yang sehat juga merupakan kunci utama kesehatan kulit. Mengkonsumsi makanan yang kaya antioksidan dapat membantu kesehatan kulit Anda dari luar dan dalam, dengan memberikan manfaat penyembuhan dan perlindungan dari UV.

Alpukat
Buah ini memiliki tekstur yang Lembut dan kaya lemak tak jenuh tunggal dan sumber vitamin E dan C, dan dapat menjaga kesehatan jantung. Asam lemak seperti oleat dalam buah alpukat dapat membantu asam tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin E. Asam lemak ini membantu kelembaban dengan mengatur kadar air dalam sel. Vitamin antioksidan E dan C juga membantu menyembuhkan dan melindungi kulit Anda dari kerusakan sinar ultraviolet. Anda dapat menggunakan buah alpukat sebagai masker kulit lembut yang melembutkan dan menyegarkan kulit.
Lemak sehat dalam alpukat melindungi dan menyehatkan kulit.

Tomat
Tomat mengandung kolagen
dan merangsang vitamin C, yang dapat membantu penyembuhan kulit dan integritas struktural pada kulit. Buah ini juga mengandung lycopene, yaitu senyawa karotenoid yang bertugas memberikan warna merah tua pada buah ini. Lycopene dalam tomat dapat membantu mencegah kulit menjadi terbakar. Subyek perempuan yang sehat yang mengkonsumsi 16 miligram lycopene setiap hari selama 12 minggu menunjukkan resistensi terhadap sengatan matahari setelah terpapar ultraviolet, menurut para peneliti dari sebuah studi yang dipublikasikan dalam "British Journal of Dermatology." Para peneliti mencatat bahwa suplementasi lycopene juga mengurangi penuaan dini yang disebabkan oleh sinar ultraviolet.
Tomat melindungi kulit dari radiasi ultraviolet

Bluberi
Pigmen gelap dalam blueberry
merupakan hasil dari kandungan karotenoid yang tinggi. Karotenoid, yang meliputi beta-karoten, memiliki kemampuan sebagai antioksidan. Beta-karoten dapat meningkatkan kesehatan kulit melalui kemampuannya untuk mengkonversi ke bentuk aktif vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dapat merangsang pembaharuan sel kulit untuk menjadi lebih lembut, halus, tampak lebih bercahaya.
Blueberry kaya karotenoid yang membantu memperbaharui sel-sel kulit.

Buah Jeruk
Jeruk dan lemon menawarkan perlindungan dari kerusakan radikal bebas yang disebabkan sinar matahari melalui kekuatan vitamin C, peningkatan antioksidan dan kekebalan tubuh. Vitamin C dapat membantu dalam penyembuhan, seperti kulit pecah-pecah dan rusak karena efek sinar matahari, dapat juga meningkatkan produksi kolagen, protein dalam kulit yang membantu menjaga elastisitas kulit.
Buah jeruk meningkatkan produksi kolagen untuk warna kulit yang lebih baik.

Raspberi
Raspberry memberikan kekayaan nutrisi antioksidan, termasuk asam lemak esensial
nya. Buah ini merupaka sumber yang sangat baik dari vitamin C dan merupakan sumber yang baik dari vitamin E ; buah ini juga mengandung vitamin A, beta-karoten dan omega-3. Secangkir raspberry menyediakan 155 miligram omega-3 asam lemak, yang dapat mengurangi kerutan pada kulit Anda.
Raspberry menyediakan asam lemak esensial.
3 Vitamin Yang Menjaga Kesehatan dan Nutrisi RambutDiet sehat tidak hanya untuk menjaga kesehatan tubuh dan membantu aktivitas anda sehari-hari namun juga dapat menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Seperti penampilan Anda dari postur tubuh, gigi, kuku, rambut dan kulit semua mencerminkan kualitas diet Anda.

Beberapa buah-buahan dapat menjadi sumber yang sangat kaya untuk dapat menunjang nutrisi sehat pada rambut, sehingga rambut anda menjadi tumbuh dengan sehat. Sudah tentu nutrisi vitamin dalam buah buahan tersebut lah yang menunjang kesehatan rambut anda, dan memberikan nutrisi lebih pada rambut.

Vitamin-vitamin yang dapat menjaga kesehatan rambut, yang banyak terkandung dalam buah-buahan
Vitamin  C
Buah-buahan yang kaya vitamin C dapat membantu menjaga rambut Anda tetap kuat. Protein membentuk struktur batang rambut Anda. Vitamin C membantu mendukung produksi kolagen yang sehat, sehingga makanan yang kaya akan nutrisi ini dapat menjaga rambut Anda dalam kondisi sehat. Karena sebagian besar buah-buahan mengandung vitamin C. Buah-buahan seperti stroberi, jeruk dan anggur merupakan  sumber yang sangat kaya akan vitamin C.

Vitamin A
Rambut indah dimulai dari akar, dan kulit kepala yang sehat dengan gizi baik pada folikel rambut membuat rambut menjadi lebih sehat. Vitamin A membantu menjaga kulit Anda, termasuk kulit kepala Anda. Jika Anda tidak mendapatkan vitamin A yang cukup, kulit kepala anda akan berminyak dan bersisik, dan pada akhirnya terjadi penipisan rambut. Kebutuhan akan vitamin A berbeda berdasarkan jenis kelamin Anda - wanita membutuhkan 700 mikrogram vitamin A sementara pria membutuhkan 900 vitamin A, menurut Kantor Dietary Supplements. Carilah buah-buahan yang berwarna oranye atau merah sebagai sumber vitamin ini seperti ; tomat, semangka, melon, jeruk, wortel, pepaya dan mangga yang dapat meningkatkan asupan  vitamin A.

Zat Besi
Konsumsilah buah-buahan yang kaya zat besi dalam diet Anda untuk mendapatkan rambut yang lebihs ehat. Zat besi dapat meningkatkan sirkulasi peredaran darah yang sehat, dengan meningkatkan aliran darah ke folikel kulit kepala anda dan membantu rambut untuk tumbuh dapat lebih sehat. Zat Besi juga dapat membantu menjaga kadar hormon yang sehat, mencegah gangguan hormonal yang menyebabkan rambut rontok, menurut laporan University of Hawaii. Wanita membutuhkan 18 miligram zat besi setiap hari, sedangkan pria hanya perlu 8 miligram, menurut Linus Pauling Institute. Zat besi terdapat pada buah kismis, buah ara, ceri, buah kiwi dan kurma.

Bahan Pertimbangan
Buah saja tidak cukup untuk menyediakan semua nutrisi yang Anda butuhkan untuk menjadikan rambut sehat, sehingga Anda harus memastikan untuk mengkonsumsi buah dan mengkombinasikannya dengan makanan yang lain, seperti makanan yang kaya protein dan lemak sehat. Jika Anda tidak mendapatkan cukup protein dalam konsumsi Anda sehari-hari, folikel rambut Anda tidak dapat mengakses asam amino yang dibutuhkan untuk rambut yang kuat, dan Anda mungkin mengalami penipisan dan kehilangan rambut. Terlalu sedikit lemak dalam diet Anda juga mempengaruhi rambut Anda ; kekurangan asam lemak omega-3 dapat menyebabkan rambut rapuh dan kering.
Makanan Yang Mengandung Kolagen & Elastin Untuk Kesehatan Kulit
Kolagen dan elastin adalah dua protein yang membentuk jaringan ikat tubuh, termasuk dermis, atau kulit. Kolagen memberikan kulit Anda kekuatan dan membantu dalam penyembuhan luka, sedangkan elastin membuat kulit menjadi terlihat kencang.

Ketika Anda menjadi lebih tua, jaringan serat kolagen dan elastin di kulit Anda mulai menurun, yang akhirnya menyebabkan kulit menjadi keriput dan kendur.  

Sehingga dibutuhkan makanan serta nutrisi penunjang yang tepat untuk tetap menjaga kyulit anda terlihat kencang dan cerah meski usia anda bertambah.

Berikut nutrisi pembentuk kolagen dan elastin :

Vitamin C
Tubuh Anda membutuhkan vitamin C untuk pembentukan dan pertumbuhan semua jaringan, termasuk kulit. Nutrisi ini sangat penting untuk sintesis kolagen, yang merupakan dasar dari matriks serat yang dapat memberikan dukungan pada kulit Anda. Vitamin C juga merupakan antioksidan kuat yang membantu melindungi sel-sel Anda dari kerusakan oksidatif. Wanita membutuhkan 75 miligram vitamin C setiap hari, sementara pria membutuhkan 90 miligram.

Sumber Vitamin C
Banyak buah-buahan yang merupakan sumber yang kaya vitamin C, tapi jeruk adalah buah yang paling dikenal, menyediakan 83 miligram dalam 1 cangkirnya. Secangkir irisan kiwi, memberikan dua kali jumlah itu, dengan 166 miligram. Stroberi diiris juga menawarkan lebih banyak vitamin C dari jeruk, dengan 97,6 miligram per cangkir. Sebuah tim peneliti Jepang mempelajari markisa, yang berisi 70 miligram vitamin C dalam 1 gelas, karena kemampuannya untuk membantu sintesis kolagen. Dalam temuan yang dipublikasikan dalam "Journal of Agriculture and Food Chemistry" pada tahun 2010, para peneliti menyimpulkan bahwa senyawa yang disebut piceatannol yang terdapat dalam biji markisa dapat membantu mensintesis kolagen.

Anthocyanin
Fitonutrien adalah senyawa yang ditemukan secara alami dalam tanaman yang memberi warna-warna cerah
pada tanaman dan melindungi tanaman terhadap penyakit dan bakteri. Di antara ribuan fitonutrien terdapat zat anthocyanin, yang bertugas memberikan warna biru, merah dan ungu dari buah-buahan dan sayuran. Anthocyanin bekerja dengan vitamin C untuk membuat cross-link yang memperkuat serat kolagen. Aktivitas antioksidan tinggi nutrisi ini juga membantu melindungi kolagen di kulit dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh proses penuaan.

Sumber Anthocyanin
Buah yang tinggi anthocyanin juga menyediakan vitamin C. Blueberry, bilberry, boysenberries, ceri manis, gelap anggur merah dan ungu, raspberry dan strawberry semua mengandung anthocyanin dalam jumlah yang bervariasi, dengan buah bilberry dan blackberry menawarkan zat anthocyanin yang paling besar.

Tembaga
Tembaga merupakan mineral penting yang membantu dengan metabolisme asam askorbat, atau vitamin C. Ia bekerja sama dengan vitamin C terhadap pematangan kolagen dan pembentukan elastin.
Pada orang Dewasa membutuhkan 900 mikrogram tembaga setiap hari.

Sumber Tembaga
Buah-buahan kering memasok tembaga yang berkelimpahan. Secangkir buah plum menyediakan 489 mikrogram tembaga, sedangkan secangkir aprikot kering mengandung 446 mikrogram. Porsi yang sama dari buah ara kering menghasilkan 428 mikrogram tembaga, dan secangkir kismis menawarkan 525 mikrogram mineral. Perlu diketahui, meskipun buah-buahan kering mengandung secara signifikan lebih banyak gula dan kalori dibandingkan buah-buahan segar namun buah-buahan ini mengandung lebih sedikit vitamin C daripada buah-buahan yang segar.

Vitamin C, bekerja dengan phytonutrisi yang disebut anthocyanin, dapat memperkuat kolagen, sementara tembaga diperlukan untuk pembentukan yang tepat dari dua protein tersebut. Makanlah buah-buahan tinggi di gizi ini dapat mendukung kulit yang lebih sehat seperti usia Anda. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda….
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...