Manfaat Daun Mint Dalam Mengatasi Penyakit

Manfaat Daun Mint Dalam Mengatasi Penyakit
Daun Mint merupakan tanaman asli dari tanah Eropa dan berkembang pesat hingga ke Asia. Peppermint, adalah salah satu bentuk tanaman yang paling banyak ditanam dan digunakan yang juga merupakan jenis mint yang disebut air mint dan memiliki sifat rasa segar yang kuat dari salah satu dari tanaman induknya. 

Pada zaman Yunani Kuno dan Romawi menggunakan daun mint untuk menghilangkan rasa sakit, dan mint telah digunakan dalam pengobatan alami untuk meringankan gangguan pencernaan. Studi ilmiah modern telah menemukan berbagai manfaat kesehatan potensial dari daun mint.

Manfaat Daun Mint :

Gangguan Pencernaan
Daun mint banyak digunakan sebagai alat bantu pencernaan. Minyak daun peppermint mampu melemaskan lapisan otot saluran pencernaan, menghilangkan kram dan gas dan mengurangi gangguan pencernaan, menurut naturopath Michael T. Murray, penulis "The Encyclopedia of Healing Foods." Sebuah studi double-blind yang diterbitkan dalam Mei 2010 jurnal " Digestive Diseases and Sciences" menemukan bahwa minyak peppermint berlapis enterik secara signifikan mengurangi sakit perut dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit sindrom iritasi usus besar. Peserta mengambil satu kapsul suplemen mint tiga kali per hari selama delapan minggu.

Antikanker
Mint dapat memberikan manfaat antikanker berdasarkan alkohol peryllyl, salah satu senyawa penyusunnya. Sebuah studi kultur jaringan yang diterbitkan dalam edisi Agustus 2012 jurnal "Biochimie" menemukan bahwa peryllyl alkohol dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan reproduksi dengan mendestabilisasi struktur DNA-nya. Senyawa ini juga dapat membantu mencegah kanker hati, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi Agustus 2012 jurnal " Current Cancer Drug Targets." Para peneliti berteori bahwa ini merupakan sejenis senyawa, termasuk karotenoid dan retinoid, dapat bertindak dengan memblokir aksi zat penyebab kanker di hati. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hasil ini.

Alergi
Mint mengandung kadar tinggi asam rosmarinic, antioksidan yang mengeluarkan radikal bebas dan mengurangi gejala alergi dengan menghambat COX-1 dan COX-2 enzim. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal "Biofactors" tahun 2004 menemukan bahwa 50 miligram asam rosmarinic per hari selama 21 hari dapat mengurangi tingkat sel yang berhubungan dengan alergi darah putih, yang disebut eosinofil, dan molekul inflamasi dan penurunan gejala alergi secara signifikan. Dalam laboratorium penelitian bagian hewan, aplikasi topikal asam rosmarinic mengurangi peradangan kulit dalam waktu lima jam. Para peneliti menyimpulkan bahwa asam rosmarinic dapat menawarkan manfaat untuk pengobatan alergi musiman karena efek anti-inflamasi dan antioksidan.

Anti Jamur
Mint dapat meningkatkan efektivitas obat yang digunakan untuk infeksi jamur, juga dikenal sebagai kandidiasis, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi Maret 2012 dari "Journal of Medicinal Food." Dalam studi tabung reaksi, ekstrak mint menunjukkan efek sinergis terhadap beberapa spesies candida bila digunakan bersama-sama dengan metronidazol (obat antijamur). Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi studi pendahuluan. CoxHealth Medical Centers mencatat bahwa sementara minyak peppermint menunjukkan beberapa efektivitas terhadap candida dalam studi tabung reaksi, tidak ada uji klinis telah dilakukan untuk memverifikasi kegunaannya pada manusia.
Baca >> Ternyata 5 Buah Kesukaan Orang Indonesia ini Mengandung Racun Sianida
Baca >>Ini Efeknya, Jika Konsumsi Air Putih Dicampur Air Lemon di Tiap Pagi
Baca >>5 Hal Gila Yang Ternyata Baik Bagi Kesehatan

0 Response to "Manfaat Daun Mint Dalam Mengatasi Penyakit "

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...