Fakta Tentang Makanan Organik


Fakta Tentang Makanan Organik
Makanan organik memiliki kelebihan dari makanan yang lain terutama dalam cara proses penanaman hingga masa panennya yang mempertahankan produknya untuk tidak menggunakan bahan pestisida dan bahan kimia lainnya.
 
Istilah "organik" mengacu pada cara petani menanam produk pertanian dan prosesnya, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, produk susu dan daging. Persyaratan khusus harus dipenuhi dan dipertahankan agar produk ini diberi label sebagai 'organik ". Untuk makanan untuk diberi label sebagai organik, setidaknya 95 persen dari bahan-bahan harus berasal dari tanaman yang diproduksi secara organik.

Saat ini, kita mendengar tentang makanan organik, yang telah memu
at rak-rak supermarket. Tapi bagaimana makanan ini berbeda dari makanan konvensional dan apa yang bisa menjadi keuntungannya?


Apa itu Makanan Organik ?


Makanan organik adalah makanan yang umumnya diproduksi menggunakan proses ekologis terintegrasi. Secara teknis, makanan atau produk pertanian telah diproduksi melalui metode yang mengintegrasikan praktek-praktek budaya, biologi dan mekanik yang sejalan dengan sumber daya dan keseimbangan ekologi dan melestarikan keanekaragaman hayati. Dalam proses organik, pupuk, limbah lumpur, iradiasi dan rekayasa genetika tidak dapat digunakan.


Fakta Makanan Organik :


1.   Makanan organik tidak memiliki tambahan makanan berbahaya, penguat rasa, pemanis buatan, pengawet atau kontaminan yang telah dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan.
2.  Dibandingkan dengan produk konvensional, makanan organic memiliki antioksidan hingga 40 persen lebih dalam buah-buahan dan sayuran organik. Dalam susu, ada antioksidan hingga 90 persen lebih dalam susu sapi organik.
3.  Ada jumlah yang lebih tinggi dari zat mineral yang bermanfaat seperti besi dan seng dalam makanan organik. Mineral ini memainkan peran penting dalam perkembangan anak.
4. Label organik dalam produk pertanian menjamin bahwa makanan yang tumbuh tanpa menggunakan racun seperti pestisida atau pupuk.
5.   Ternak organik diproduksi tanpa menggunakan hormon sintetis, antibiotik, rekayasa genetika atau kloning dan minimal diproses tanpa bahan buatan, pengawet atau iradiasi.
6. Meskipun tidak ada bukti bahwa makanan organik rasa lebih baik daripada makanan konvensional, beberapa konsumen mengatakan bahwa selera organik lebih baik. Hal ini karena biasanya makanan organic seperti buah-buahan dan sayuran terlihat lebih segar ketika dibeli.
7.   Makanan ini tidak mengandung bahan pengawet.

Meskipun manfaat makanan organik mungkin atau tidak mungkin termasuk
dalam nilai gizi yang lebih tinggi, namun makanan ini menyediakan produk makanan dengan sedikit racun (pestisida/bahan kimia lainnya) dan jauh lebih segar.
Baca >> Ternyata 5 Buah Kesukaan Orang Indonesia ini Mengandung Racun Sianida
Baca >>Ini Efeknya, Jika Konsumsi Air Putih Dicampur Air Lemon di Tiap Pagi
Baca >>5 Hal Gila Yang Ternyata Baik Bagi Kesehatan

0 Response to "Fakta Tentang Makanan Organik"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...