8 Makanan Penghilang Rasa Sakit (PainKiller)

Makanan Obat penghilang rasa sakit
Obat penghilang rasa sakit yang banyak beredar di pasaran atau yang di dapat dari resep dokter akan dapat memberikan efek samping pada organ tubuh jika di konsumsi secara rutin dan terus menerus. Organ yang paling sering mendapat dampak efek samping dari penggunaan obat-obatan berbahan kimia ini adalah Hati / Liver. Karena organ ini merupakan tempat dari proses metabolisme segala jenis makanan dan obat yang masuk dalam tubuh.

Penyakit pada organ hati seperti sirosis hepatis atau yang pada umumnya disebut sakit liver itu bisa saja terjadi dikarenakan konsumsi obat-obatan berbahan kimia dalam jangka panjang. Tentu saja efek samping yang mengerikan inilah yang patutnya dihindari sebelum terjadi.

Di alam ini telah tersedia banyak obat alami yang dapat digunakan sebagai painkiller atau obat penghilang rasa nyeri yang tentu tidak terlalu memiliki efek samping seperti obat yang berbahan kimia.

Berikut beberapa jenis makanan yang bisa menjadi obat penghilang rasa sakit :

Blueberry
Penelitian menunjukkan bahwa 1 cangkir blueberry dapat menangkal hingga 60 % dari infeksi saluran kemih. Rahasianya di sini adalah kandungan antioksidan dalam blueberry, yang dapat membunuh radikal bebas yang melindungi lapisan pencernaan. Jadi mengkonsumsi blueberry dapat membuat Anda bebas dari tukak lambung, ketidaknyamanan pada pencernaan, dan infeksi kandung kemih yang biasa disertai dengan nyeri.

Anggur
Sebuah studi penelitian Ohio University menunjukkan bahwa 1 cangkir anggur yang dimakan setiap hari dapat mengurangi sakit punggung. Itu karena buah anggur mengandung nutrisi yang meningkatkan sirkulasi peredaran darah darah ke daerah punggung, yang pada gilirannya dapat mengurangi rasa sakit.

Jahe
Jahe dapat memerangi rasa mual dan mabuk perjalanan dan juga dapat melawan rasa sakit dengan sifat anti-inflamasinya. Suatu studi menunjukkan bahwa jahe (khususnya dalam bentuk 250g atau 500g kapsul bubuk jahe) sama efektifnya dengan ibuprofen dalam meredakan nyeri haid.

Salmon
Tidak hanya lezat dan kaya akan protein yang sehat, tapi juga penuh dengan kandungan omega 3 asam lemak, yang telah terbukti mengurangi nyeri rematik (terutama di leher dan punggung). Dalam satu studi, menunjukkan mengkonsumsi omega-3 dalam bentuk suplemen minyak ikan sebanding dengan kemampuan ibuprofen dalam meredakan nyeri.

Kopi
Penelitian menunjukkan kafein yang terkandung dalam kopi dapat mengurangi rasa sakit pada mereka yang menderita cedera otot akibat latihan dan olahraga.

Nanas
bromelain dalam nanas dikenal untuk meringankan perut kembung. Hal ini juga dapat meningkatkan sirkulasi peredaran darah, menghentikan kram dan menghambat peradangan. Nanas juga dapat membantu membersihkan tubuh dari senyawa peradangan yang berkontribusi terhadap penyakit arthritis.

Bawang putih
Dalam dunia kuno, bawang putih memainkan peran utama sebagai obat penghilang rasa nyeri. Potonglah beberapa siung bawang putih dan campurkan dalam satu sendok makan minyak zaitun atau minyak mustard. Kemudian oleskan di seluruh nyeri pada sendi – dan perlahan Anda akan merasa rasa sakit rematik berkurang.

Cengkeh
Sebiji cengkeh terbukti dalam mengurangi rasa sakit gigi. Bahkan ada produk Pasta gigi yang memiliki komposisi ekstrak cengkeh yang bermanfaat bagi kesehatan mulut. Anda bisa mengoleskan minyak cengkeh pada kapas dan te,pelkan pada gigi yang sakit, maka perlahan rasa sakitnya akan berkurang.
Baca >> Ternyata 5 Buah Kesukaan Orang Indonesia ini Mengandung Racun Sianida
Baca >>Ini Efeknya, Jika Konsumsi Air Putih Dicampur Air Lemon di Tiap Pagi
Baca >>5 Hal Gila Yang Ternyata Baik Bagi Kesehatan

0 Response to "8 Makanan Penghilang Rasa Sakit (PainKiller)"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...