Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Rematik

Mitos dan Fakta tentang penyakit Rematik


Lebih Dekat Dengan Rematik. Rematik merupakan salah satu penyakit yang menyerang persendian dari tulang manusia. Banyak makanan dan pola hidup yang harus di hindari dalam mencegah atau mengurangi rasa sakit dari rematik. Namun dari semua itu, ada beberapa hal yang ternyata bukan fakta tetapi hanya mitos belaka.


Rematik (Rheumatoid arthritis) merupakan salah satu penyakit persendian yang sampai saat ini belum diketahui penyebabnya. Penyakit rematik bisa terjadi kepada siapapun baik wanita ataupun pria. Untuk mengurangi sakit pada tubuh kita, hindarilah makanan yang dapat menjadi pemicu rematik itu sendiri. Makanan-makanan yang perlu kita hindari adalah kacang- kacangan, daleman hewan, makanan yang menggunakan santan, durian, alpukat, melinjo, dan alcohol. Dengan mengurangi atau menghindari makanan seperti yang telah disebutkan diatas, diharapkan dapat terhindar atau sekedar mengurangi rasa sakit kita.

Dalam penyakit rematik ini, ada beberapa hal yang dianggap dapat menyebabkan rematik. Namun kenyataannya ada beberapa yang  ternyata hanya sebuah mitos. sebelum meyakini sesuatu sebagai pemicu atau menyebabkan rematik, cari tahulah fakta- fakta seputar penyakit tersebut. Beberapa ahli telah menjelaskan beberapa mitos yang sebelumnya dianggap sebagai fakta dari penyakit rematik. Sebagai Penyakit yang menyerang persendian tulang dari manusia, penyakit tersebut terdiri dari beberapa atau mencapai ratusan jenis, seperti lupus dan pengapuran. Namun dalam hal ini, memungkinkan juga rematik menyerang bagian lain, seperti otot dan jaringan ikat.

Ada anggapan bahwa penyakit rematik hanya akan menyerang orang yang lanjut usia, namun kenyataannya, rematik dapat menyerang siapapun. Namun memang kebanyakan orang yang terkena rematik adalah yang diatas usia 45 tahun. Anggapan sering mandi di malam hari akan menyebabkan terkena rematik juga hanya mitos. Kenyataannya tidak ada kaitan antara mandi di malam hari dengan rematik itu sendiri. Namun air yang dingin akan menambah rasa sakit pada persendian orang yang terkena rematik. Jadi bagi kita yang terkena rematik, sebaiknya mandi dengan air hangat saja.

Tidak semua antibiotic dapat bekerja pada rematik. Biasanya rematik akibat infeksilah yang dapat menggunakan antibiotic sebagai solusinya. Gejala umum yang sering terjadi pada penderita penyakit ini adalah seperti kemerahan, bengkak, sulit digerakkan, terasa panas yang dirasakan pada sendi, serta pegal-pegal. Gejala seperti ini bisa kita rasakan setiap saat. Bayam dan kangkung bukanlah makanan pemicu rematik.
Baca >> Ternyata 5 Buah Kesukaan Orang Indonesia ini Mengandung Racun Sianida
Baca >>Ini Efeknya, Jika Konsumsi Air Putih Dicampur Air Lemon di Tiap Pagi
Baca >>5 Hal Gila Yang Ternyata Baik Bagi Kesehatan

0 Response to "Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Rematik"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...