Kacang Kenari Sebagai Antioksidan Tertinggi

Kacang Kenari Sebagai Antioksidan Tertinggi


kacang-kacangan seperti kedelai dan almond telah lama diketahui mengandung antioksidan tinggi. Namun ternyata pemegang rekor antioksidan tinggi dalam keluarga kacang-kacangan adalah kacang kenari yang memiliki manfaat antioksidan 15 kali lipat dibanding vitamin C.

Antioksidan adalah zat yang mampu menghambat proses oksidasi dalam tubuh. Antioksidan juga dipercaya dapat menangkal efek buruk dari radikal bebas yang kasat mata. Secara kimia, radikal bebas adalah sebuah molekul atom yang memiliki satu atau lebih elektron tidak berpasangan, elektron ini mencari pasangannya dengan bergabung degan molekul sel dalam tubuh tubuh. Pasangan elektron dengan molekul sel ini menimbulkan senyawa abnormal dan mulai merusak sel-sel penting dengan reaksi berantai. Secara medis, radikal bebas ini menjadi salah satu penyebab keadaan patologis seperti penyakit jantung koroner, diabetes, kanker, liver, katarak, dan proses penuaan dini.

Antioksidan dibagi menjadi 3 jenis, yaitu antioksidan primer, sekunder, dan tersier. Antioksidan primer berfungsi mengubah radikal bebas menjadi molekul yang tidah berbaha dengan memisahkan elektron dari sel tubuh, sementara antioksidan sekunder berfungsi menangkap radikal bebs dan memutuskan reaksi berantai perusak sel, antioksidan tersier bekerja memperbaiki kerusakan biomolekul akibat radikal bebas. Antioksidan primer dan tersier alami kita miliki oleh tubuh, yaitu SOD dan enzim. Sementara antioksidan sekunder seperti vitamin E dan vitamin C diperoleh dari luar tubuh dengan konsumsi makanan atau suplemen tertentu.

Antioksidan alami dapat diperoleh dengan mengonsumsi sumplemen vitamin, atau mengonsumsi beberapa jenis makanan. Sayur dan buah-buahan telah lama diketahui dapat menangkal radikal bebas. Buah beri diketahui mengandung antioksidan tertinggi di keluarga buah-buahan. Rempah dan umbi tertentu juga mengandung antioksidan, contohnya adalah jahe, kunyit, lengkuas dan ubi jalar. Meminum teh secara rutin juga dapat membantu mengurangi kadar radikal bebas dalam tubuh.

Jenis kacang-kacangan seperti kedelai, kacang tanah, kacang mede, dan almond juga diketahui mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Diantara jenis kacang-kacangan, ternyata kacang kenari mengandung kadar polifenol paling tinggi. Kacang kenari mengandung 15 kali manfaat antioksidan dibandingkan dengan vitamin C. Kacang ini mengandung serat tinggi dan kadar lemak jenuh yang rendah, antioksidan bioaktifnya memberikan manfaat signifikan. Konsumsi 7 butir kacang kenari per hari dapat membantu meningkatkan antioksidan tubuh.
Baca >> Ternyata 5 Buah Kesukaan Orang Indonesia ini Mengandung Racun Sianida
Baca >>Ini Efeknya, Jika Konsumsi Air Putih Dicampur Air Lemon di Tiap Pagi
Baca >>5 Hal Gila Yang Ternyata Baik Bagi Kesehatan

0 Response to "Kacang Kenari Sebagai Antioksidan Tertinggi"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...