Benarkah Ada Kandungan Babi Pada Obat–obatan?

Benarkah Ada Kandungan Babi Pada Obat–obatan?


Seperti yang kita ketahui binatang yang satu ini merupakan salah satu binatang yang di haramkan oleh umat islam, baik itu dagingnya, darahnya, maupun segala sesuatunya. Hal ini di sebabkan dalam tubuh Babi banyak mengandung banyak penyakit, oleh karena itu permasalahan makanan yang mengandung Babi menjadi salah satu yang dapat menggemparkan dan meresahkan masyarakat indonesia karena tentunya mayoritas masyarakat di Indonesia beragama Islam.

Selama ini kita di resahkan dengan adanya isu mengenai obat yang menggunakan babi dan yang pasti tidak halal, apalagi sang menteri kesehatan yakni Nafsiah Mboi juga membenarkan permasalahan kandungan babi pada obat – obatan yang telah beredar di Indonesia. Namun ia memberi penjelasan bahwa yang di gunakan disini bukanlah sebagai bahan dasar namun hanya menggunakan minyak babi untuk di jadikan katalisator dan nantinya akan hilang kandungannya selama proses pembuatan obat berlangsung. Namun nampaknya penjelasan yang diberikan masih tetap belum bisa meredam kekecewaan dan keresahan masyarakat Indonesia atas isu kandungan babi ini, MUI pun masih bingung dan menimbang fatwa apa yang di jatuhkan untuk obat – obatan ini.

Menurut para ahli pada proses pembuatan vaksin dan juga obat – obatan yang menggunakan minyak babi sebagai katalisnya atau dalam tripsinnya hanya sebatas untuk mempercepat dan juga memperbaiki, sehingga tidak akan tersisa saat obat ataupun vaksin telah selesai karena selama proses pembuatan kandungan minyak babi tersebut akan hilang dengan sendirinya. Apalagi kebanyakan dari obat yang beredar masih menggunakan produk yang dibuat di luar negeri, oleh karena itu dari bagian farmasi sendiri memiliki kesulitan untuk menemukan komponen yang dapat menggantikan minyak babi.

Hal ini tentunya tidaklah mudah dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan penelitian agar dapat menemukan subtitusinya. Kementrian Kesehatan MUI menggandeng Majelis Kehormatan dari Kedokteran Syariah untuk bekerja sama dalam menuntaskan permasalahan yang satu ini. Apalagi dari 30 ribu obat – obatan yang telah beredar dari 206  perusahaan hanya terdapat 5 perusahaan yang memiliki sertifikasi Halal dalam 22 produknya.

Kandungan minyak babi dalam obat dan vaksin tentunya akan sangat meresahkan masyarakat muslim yang menjadi mayoritas di Indonesia, apalagi paham mengenai sesuatu yang benar bila di awali dengan cara yang salah maka akan tetap salah menjadi polemik tersendiri karena obat – obatan tentunya merupakan salah satu titik vital bagi kesehatan masyarakat
Baca >> Ternyata 5 Buah Kesukaan Orang Indonesia ini Mengandung Racun Sianida
Baca >>Ini Efeknya, Jika Konsumsi Air Putih Dicampur Air Lemon di Tiap Pagi
Baca >>5 Hal Gila Yang Ternyata Baik Bagi Kesehatan

0 Response to "Benarkah Ada Kandungan Babi Pada Obat–obatan?"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...