Buta, Efek Konsumsi Rokok pada Penglihatan


Buta, Efek Konsumsi Rokok pada PenglihatanOrang Dewasa dan bayi yang belum lahir sangat beresiko untuk terjadi gangguan penglihatan dari senyawa dalam asap rokok kata Dr Shabbir Saifuddinan dokter mata yang berbasis di Dubai. Efek buruk dari merokok terhadap kesehatan sepertinya tidak perlu pengenalan lebih lanjut, karena dengan sebagian besar orang pada dengan populasi kebanyakan berpendidikan, sepenuhnya menyadari kerusakan yang terjadi pada tubuh yang disebabkan oleh produk tembakau.

Dengan asap tembakau yang mengandung sebanyak 4.000 senyawa aktif yang dikaitkan dengan lebih dari 60 gangguan kondisi kesehatan yang berbeda.  dampak negatif dari konsumsi rokok telah diutarakan keras oleh otoritas kesehatan dan lembaga sejak tahun 1950, ketika lima studi yang diterbitkan yang menunjukkan bahwa merokok  terlibat kuat sebagai penyebab kanker paru-paru. Laporan ini termasuk kaitannya dengan 'Merokok dan Karsinoma Paru,'  yang muncul dalam British Medical Journal.

Apa yang dikenal oleh masyarakat umum adalah bahwa konsumsi tembakau dikaitkan dengan karsinoma dan penyakit lain dari sistem pernapasan dan sistem peredaran darah. Yang kurang dikenal dan diketahui tentang efek rokok yaitu hubungan yang kuat antara konsumsi tembakau dan penyakit mata. Bahkan, sekitar 8% dari gangguan mata global dapat diatribusikan secara langsung terhadap efek dari konsumsi tembakau, sebuah statistik yang belum menerima sejumlah besar publisitas. Kurangnya informasi publik tentang situasi ini berarti bahwa saat ini, terdapat jelas kurangnya kesadaran akan efek negatif dari merokok pada penglihatan.

Baru-baru ini, beberapa studi telah membuktikan bahwa merokok merupakan faktor penyumbang untuk terjadinya  gangguan penglihatan dan kebutaan, dengan satu studi tertentu mengungkapkan bahwa merokok juga dapat membahayakan mata bayi yang belum lahir. Yang terakhir bagian dari penelitian menunjukkan bahwa setiap wanita hamil yang merokok setiap hari, dapat meningkatkan resiko bayinya mengalami strabismus (juling) sebesar 5%.

Paparan di dalam rahim dengan senyawa toksik dalam asap rokok bisa menjadi salah satu penyebab utama strabismus (juling), kesimpulan yang ditarik dari penelitian ini ketika ditemukan bahwa wanita yang merokok selama kehamilan berada pada risiko 25% lebih besar memiliki anak dengan kondisi ini, dibandingkan ibu yang tidak merokok. Laporan, yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology, menunjukkan bahwa efek dari merokok dalam kaitannya dengan gangguan mata dalam kehamilan.

Para peneliti juga mencatat bahwa wanita yang merokok antara lima dan sembilan batang rokok sehari memiliki risiko 38% lebih besar dari bayi mereka berkembang strabismus dibandingkan dengan ibu yang tidak merokok, dengan merokok 10 batang atau lebih per hari dikaitkan dengan risiko 90% lebih besar.

Baca >> Ternyata 5 Buah Kesukaan Orang Indonesia ini Mengandung Racun Sianida
Baca >>Ini Efeknya, Jika Konsumsi Air Putih Dicampur Air Lemon di Tiap Pagi
Baca >>5 Hal Gila Yang Ternyata Baik Bagi Kesehatan

0 Response to "Buta, Efek Konsumsi Rokok pada Penglihatan"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...